SBB,TikMalukuNews.com-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I., menyerahkan mushaf Al-Qur’an dan santunan kepada anak yatim saat menghadiri kegiatan Mae Ku Posopuru (Mari Mengaji) Jilid VI Tahun 2026 di Negeri Hualoy, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Senin (16/03).
Kegiatan yang dirangkaikan dengan tradisi adat Malam Tujuh Likur tersebut dihadiri Bupati SBB Ir. Asri Arman, M.T., Anggota DPR RI Saadiah Uluputty, S.T., Ketua TP PKK SBB Ny. Yeni Rosbayani, Raja Negeri Hualoy, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat.
Kakanwil Kemenag Maluku hadir didampingi Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Maluku H. Yasir Rumadaul, S.Ag., M.Pd.I.
Dalam sambutannya, Kakanwil menyampaikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat Negeri Hualoy yang secara konsisten menyelenggarakan Mae Ku Posopuru sebagai agenda tahunan yang sarat nilai keagamaan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menghidupkan syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat, terutama pada bulan suci Ramadan yang identik dengan peningkatan ibadah dan penguatan spiritual umat Islam.
“Kegiatan ini memiliki substansi yang sangat mulia, yakni mentadabburi Al-Qur’an serta mengajak masyarakat untuk semakin gemar mengaji dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana syiar Al-Qur’an, tetapi juga mempererat silaturahmi serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Kakanwil berharap kegiatan Mae Ku Posopuru dapat terus menjadi wadah dalam meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, khususnya bagi generasi muda.
“Melalui kegiatan ini kita mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk mencintai Al-Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Al-Qur’an merupakan pedoman hidup bagi umat Islam yang harus terus dipelajari, dipahami, dan diamalkan.
“Al-Qur’an tidak hanya dibaca dan dikhatamkan, tetapi juga harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari demi kemaslahatan umat, bangsa, dan negara,” tegasnya.
Kakanwil berharap momentum tersebut dapat mendorong lahirnya generasi muda Maluku yang cerdas, unggul, dan berkarakter Qur’ani.













