JAKARTA,TikMalukuNews.com– Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, Dr. H. Yamin, S.Ag., M.Pd.I., menerima Lencana Melati Gerakan Pramuka dalam rangkaian Malam Ulang Janji Gerakan Pramuka di Lapangan Utama Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta, Kamis malam.
Penghargaan tersebut disematkan oleh Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn.) Drs. Budi Waseso. Lencana Melati diberikan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan kontribusi dalam mendukung kemajuan Gerakan Pramuka.
Dr. H. Yamin yang juga merupakan anggota Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Kwarda Maluku, menyebut penghargaan tersebut sebagai amanah untuk terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.(TMN-01)
“Penghargaan ini menjadi motivasi sekaligus amanah bagi saya untuk terus memberikan dukungan terhadap kemajuan Gerakan Pramuka, khususnya di lingkungan pendidikan Kementerian Agama,” ujarnya.

Menurutnya, Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik. Nilai kedisiplinan, kepemimpinan, kemandirian, gotong royong, tanggung jawab, cinta tanah air, serta kepedulian terhadap sesama perlu terus ditanamkan sejak dini.
Karena itu, ia mendorong agar kegiatan kepramukaan di madrasah dan pesantren di Provinsi Maluku semakin aktif, terarah, dan berkelanjutan.
Penguatan tersebut, kata Yamin, dapat dilakukan melalui pembinaan gugus depan, peningkatan kapasitas pembina, pengembangan kegiatan peserta didik, serta memperkuat kolaborasi antara Kanwil Kemenag Maluku dengan Kwarda dan Kwarcab Gerakan Pramuka.
“Pramuka jangan hanya dipandang sebagai kegiatan tambahan. Ini merupakan bagian penting dari pendidikan karakter dan pembentukan generasi muda yang tangguh,” katanya.
Yamin juga menilai Gerakan Pramuka memiliki posisi strategis dalam konteks Maluku sebagai daerah kepulauan. Jaringan Pramuka yang menjangkau berbagai wilayah dapat menjadi mitra penting dalam memperluas pembinaan karakter generasi muda hingga ke daerah-daerah.

Ia berharap pendidikan kepramukaan di madrasah dan pesantren dapat berjalan seiring dengan pendidikan akademik dan keagamaan. Dengan demikian, peserta didik tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga keterampilan sosial, jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan kecakapan hidup.
Sementara itu, Malam Ulang Janji Gerakan Pramuka menjadi salah satu rangkaian penting dalam peringatan Hari Pramuka. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 1.500 Pramuka dewasa dari berbagai daerah di Indonesia.
Bagi keluarga besar Gerakan Pramuka Maluku, penganugerahan Lencana Melati kepada Dr. H. Yamin menjadi kebanggaan sekaligus momentum untuk memperkuat sinergi antara Kementerian Agama dan Gerakan Pramuka.
Ke depan, kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong semakin banyak madrasah dan pesantren di Maluku mengembangkan kegiatan kepramukaan sebagai wadah pembentukan generasi muda yang religius, berkarakter, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan.













