Usai Viral, Ketua TKBM Minta Maaf atas Aksi Arogan Buru Bagasi di Pelabuhan

oleh -5 views
banner 468x60

Ambon, TikMalukuNews.com – Menyusul viralnya aksi arogan sejumlah buruh bagasi di Pelabuhan Ambon, Ketua Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Ambon, Rawidin Ode, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas insiden yang melibatkan Kepala Cabang PT Pelni Ambon, Marthin Heryanto.

Rawidin mengakui bahwa peristiwa tersebut telah menimbulkan keresahan di masyarakat serta mencoreng citra tenaga kerja bongkar muat, khususnya di lingkungan Pelabuhan Ambon.

banner 336x280

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak mentolerir segala bentuk tindakan anarkis maupun perilaku yang melanggar ketentuan organisasi.

“Sekitar pukul 10.00 WIT, lebih dari 50 anggota datang melaporkan kejadian di lapangan.

Sebagai Ketua TKBM, apabila ada anggota yang bertindak di luar aturan atau melakukan aksi anarkis, maka pengurus akan mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Kami tidak menginginkan adanya aksi-aksi anarki di dalam pelabuhan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, insiden tersebut murni merupakan tindakan oknum buruh bagasi dan bukan merupakan instruksi maupun kebijakan organisasi TKBM. Pihaknya telah mengambil langkah pembinaan terhadap buruh yang terlibat serta berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan di lapangan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Jika kejadian seperti ini kembali terulang, kami akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan. Kami ingin menjaga ketertiban dan profesionalisme di lingkungan pelabuhan,” tambahnya.

Atas insiden tersebut, Rawidin mengaku telah secara langsung menyampaikan permohonan maaf, baik secara pribadi maupun kelembagaan, kepada manajemen PT Pelni Ambon.

“Atas nama pribadi dan sebagai Ketua TKBM, saya telah menyampaikan permohonan maaf kepada GM PT Pelni Ambon. Kami menyadari bahwa sebagai manusia tidak luput dari kesalahan dan kehilafan. Untuk itu, sekali lagi saya memohon maaf kepada pihak Pelni Ambon,” ujarnya.

Rawidin juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di Pelabuhan Ambon, serta memastikan pelayanan kepada pengguna jasa pelabuhan dapat berjalan secara aman, tertib, dan humanis ke depan.


Sementara itu, Kepala Cabang PT Pelni Ambon, Marthin Heryanto, secara kelembagaan menerima permohonan maaf yang disampaikan Ketua TKBM Pelabuhan Ambon.

Hal tersebut disampaikan setelah kedua pihak melakukan pertemuan di Kantor TKBM.

Menurut Marthin, pertemuan tersebut bertujuan untuk menjelaskan secara menyeluruh kronologi kejadian yang terjadi sebelumnya.

Ia menyebutkan bahwa Ketua TKBM telah menyampaikan permohonan maaf atas tindakan bawahannya dan berjanji akan menindak tegas apabila kejadian serupa terulang.

“Ketua TKBM juga berkomitmen untuk memanggil pihak-pihak yang terlibat serta meningkatkan pengawasan. Sebagai sesama pemangku kepentingan di pelabuhan, kami berharap ke depan dapat terjalin kerja sama yang lebih baik, khususnya dalam pengawasan aktivitas buruh selama proses pelayanan berlangsung,” pungkasnya.(TM-01)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.